Mode Gelap
Image
Sabtu, 06 Juni 2026
Logo
Aktifis 98 Gelar Seruan Mimbar Bebas, Soroti Pelanggaran HAM dan Politik Dinasti
Aktifis 98 Gelar Seruan Mimbar Bebas di depan patung Gubernur suryo taman apsari

Aktifis 98 Gelar Seruan Mimbar Bebas, Soroti Pelanggaran HAM dan Politik Dinasti

SURABAYA (BM) - Puluhan aktifis 1998 menggelar seruan aksi mimbar bebas, mengkritisi pemerintah dan politik Dinasti sekaligus memperingati Hari Hak Asasi Manusia (HAM) persis di depan patung Gubernur Suryo Taman Apsari, Senin (11/12/2023).

Taufik Monyong, Penanggungjawab aksi mimbar bebas dalam orasinya menyoroti pemerintah yang mengalami kebuntuan dalam proses hukum dan pengadilan serta hilangnya keadilan.

"Kami mengingatkan tentang kebuntuan terhadap kritik, kebuntuan hukum, kebuntuan pengadilan dan hilangnya keadilan. Pelanggaran HAM sebelum dan Orde Baru dimana tak ada penegakan hukum sebagai proses menjamin masyarakat lemah itu terlindungi" tegasnya lantang. 

Taufik mengibaratkan bahwa Pemerintah sekarang itu tidak hanya presiden sampai Kepala Daerah mengalami peristiwa Nabi Nuh.

"Dimana bapak menyelamatkan anaknya, Gubernur Jawa Timur dan Mantan Gubernur juga ingin menyelamatkan anaknya, ada wakil walikota juga ingin menyelamatkan anaknya, mantan walikota juga kepingin menyelamatkan anaknya, jadi semua peristiwa hari ini adalah peristiwa Nabi Nuh bahwa Nabi Nuh membuat kapal besar untuk anaknya dan keluarganya kepingin selamat. Jadi saat ini kita sedng dipimpin oleh Nabi Nuh" ucapnya.

Selain berorasi diatas panggung yang menghadap gedung Grahadi, Taufik dan sejumlah aktifis 98 membentangkan kertas bertuliskan "Lawan Politik Dinasti".

Sementara Cak Kusnan yang juga aktifis 98 mengkritisi gerakan politik dinasti yang mencuat pada Pemilu 2024 ini yang dalam penilaiannya harus dilawan.

"Ini bukan siapa orang yang akan menjadi Presiden. Tapi yang mau menjadi presiden ada kekeliruan besar denga melanggar konstitusi yakni dinasti bapak ke anak" pungkasnya.

Gelaran seruan aksi mimbar bebas selain diikuti aktifis 98 juga diikuti sejumlah LSM, mahasiswa, pejuang veteran, masyarakat dengan menghadirkan para musisi jalanan dengan melantunkan lagu-lagu Iwan Fals.

Komentar / Jawab Dari