Dilaunching, Locaahands Usung Menu Khas Surabaya dan Indonesia di Tunjungan Romansa
- Posting Oleh Harun
- Senin, 16 Januari 2023 18:01
SURABAYA (BM) - Tenant di kawasan wisata Tunjungan Romansa semakin berwarna dengan peresmian kafe baru Locaahands, Senin (16/1/2023) siang 11.00 WIB di Jalan Tunjungan 39, Surabaya.
Direktur utama sekaligus pemilik Locaahands, Dick Derian menawarkan konsep (kafe) untuk pembangunan Surabaya.
"Saya sendiri asli Suroboyo. Kuliah dan besar di Surabaya, makanya saya terus berusaha bikin bagus Surabaya (ikonik) terutama di bisnis makanan (kuliner)," katanya saat jumpa pers.
Dia menambahkan bahwa Locaahands mengangkat F&D (food and drink) Surabaya untuk memperkenalkan makanan asli Surabaya, seperti rujak cingur, semua ada di sini.
Selain itu, Locaahands juga untuk mengaktifkan kembali (bangunan) cagar budaya. "Jujur ini bangunan yang bagus sekali. Bangunan asli tidak kita ubah, hanya mengembalikan, seperti bangunan tahun 1920," terangnya.
Dikatakan Derian, menu andalan tetap masakan khas Indonesia, kayak sop iga pindang Palembang, balayak Desa Les dari Bali, rujak mangga, rujak cingur, nasi timbel, dibawa di sini.
"Tetap Surabayanya ada tetapi Indonesia juga berkembang."
"Indonesian food itu tidak sebatas soto, tetapi luas, nah yang dari luar daerah itu banyak yang enak dan cocok lidah orang Surabaya, kita bawa ke sini," ujarnya.
Berikutnya, sambung pebisnis muda ini, semanggi dan kerupuk puli, juga akan kita bawa ke Locaahands. "Soal harga relatif tapi bukan mahal, kita start di angka Rp 55 ribu," ungkapnya.
Pihaknya menyasar konsumen, seperti permintaan Pemkot Surabaya. "Kita juga ingin mendukung program pemerintah di kawasan ini (Tunjungan Romansa)," ucapnya.
Dijelaskan Derian, semua kelompok umur dan kalangan bisa mengunjungi tenant-nya, karena kembali lagi ke awal bahwa Locaahands untuk Surabaya.
"Buat pelanggan saya minta, apalagi nantinya terdapat keluhan bisa langsung disampaikan kepada kami melalui sarana media, seperti email maupun Instagram," pintanya.
Derian yakin, kalau prospek di Jalan Tunjungan sangat bagus, karena salah satu ikonik Surabaya. "Pasti pemerintah akan terus membuat kawasan ini menarik kunjungan wisata," pungkasnya.
Diketahui, Locaahands sendiri menempati gedung cagar budaya bekas toko buku orang Belanda, yakni Boekhandel J.W.F Sluyter Soerabaja - Amsterdam. Gedung ini beberapa mengalami alih fungsi.
Dan, Isandra Martin seorang arsitek berada dibalik apiknya arsitektur Locaahands Dining Club yang mengambil peran penting Locaahands di Jalan Tunjungan menjadi salah satu karya ikonik di Surabaya. (har)
Komentar / Jawab Dari
Anda Mungkin Juga Suka
Populer
Newsletter
Berlangganan milis kami untuk mendapatkan pembaruan baru!
Kategori
- Politik (1625)
- Keadilan (700)
- Hukrim (1905)
- Plesir (26)
- Peristiwa (467)
- Feature (41)
- Advertorial (72)
- Nasional (2028)
- Internasional (560)
- Sports (1992)
- Ekonomi (1457)
- Jawa Timur (16378)
- Weekend (23)
- Indonesia Memilih (323)
- Selebrita (61)
- Lifestyle (288)
- Catatan Metro (206)
- Opini (174)
- Fokus (464)
- Highlight (1)
- Timur Raya (14)
- Surabaya (2740)
- Kriminal (120)
- Pasar dan Mall (759)
- tausiyah (37)
- Falcon-G21 Team Dark (0)
- Kolom Metro (2)
- Event & Promo (10)
- Giat Prajurit (14)
- Wisata (32)
- Global (10)
- Pendidikan (202)
- Hukum (23)
