Kolam Renang Sebani Pandaan Kembali Memakan Korban
- Posting Oleh Adim
- Jumat, 11 April 2025 10:04
PASURUAN (BM) - Kolam renang Sebani, yang terletak di Desa Sebani, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan kembali memakan korban jiwa.
Kali ini, anak yang diketahui berinisial AAZ (13), warga Kelurahan Jogosari, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan tenggelam hingga meregang nyawa di kolam renang yang diketahui milik H.Amin tersebut.
Kejadian tragis tersebut terjadi pada hari Senin (07/04/2025), sekitar pukul 14.00 WIB, di salah satu kolam renang yang diketahui berkedalaman 1 meter.
Kapolsek Pandaan Kompol Bambang Sucahyono mengatakan, korban sempat dilarikan menuju klinik terdekat, namun korban meninggal dunia saat dalam perjalanan.
"Korban sempat dilarikan ke klinik terdekat untuk mendapatkan pertolongan, namun diperjalanan dari TKP menuju klinik korban meninggal dunia," terang Kapolsek Pandaan.
Korban yang diketahui sedang berwisata dengan keluarganya tersebut sempat memakan mie instan dan berpamitan ke kamar bilas untuk membersihkan matanya dari cipratan kuah dari mie instan yang dimakan.
Tak kunjung kembali, orang tua korban mencari di sekitar area kolam renang dan sudah mengetahui korban sudah dibopong oleh petugas kolam renang untuk mendapatkan oksigen atau pertolongan.
Dari klinik yang sudah menyatakan bahwa korban sudah meninggal dunia, petugas langsung membawa korban menuju RS Bhayangkara Watukosek.
"Pihak keluarga menerima kematian korban sebagai musibah. Untuk kasusnya masih dalam proses penyelidikan dan juga ditangani oleh Satreskrim Polres Pasuruan," ujar Kapolsek Pandaan.
Dilokasi kejadian, Saiful Bahri selaku Kepala Desa Sebani menjelaskan, saat kejadian itu, kolam renang tengah ramai pengunjung bersamaan dengan libur lebaran.
"Kolam renang sudah ada penjaganya sebanyak 5 orang yang bertugas mengawasi kolam,” ujar Kepala Desa Sebani.
Bahkan, Kepala Desa Sebani juga mengatakan, penjaga kolam dan pengelolanya langsung bergerak cepat berupaya melakukan pertolongan terhadap korban.
"Saya bersama pemilik kolam juga ikut mendampingi korban dan keluarganya ke klinik, termasuk ke rumah sakit. Prosesi pemakaman juga kami ikuti. Keesokan harinya juga datang ke kerumah duka untuk memberikan santunan kepada keluarga korban,” ujar Saiful Bahri.
Kepala Desa Sebani juga berharap, semoga tidak terjadi kembali insiden yang sama. Kejadian ini juga sebagai pelajaran selaku orang tua agar selalu mengawasi anaknya dan pengelola tempat wisata agar memperketat dalam segi keamanan serta pengawasan.
(dim)
