Mode Gelap
Image
Selasa, 21 April 2026
Logo
Debat Pilkada Surabaya Dinilai Aktifis Pemilu Layaknya Stand Up Komedi, Tak Tumbuhkan Pola Pikir Kritis
Debat Perdana Pilkada Surabaya 2024 yang digelar Rabu (16/10) malam di Dyandra Convention Center Jalan Basuki Rahmat

Debat Pilkada Surabaya Dinilai Aktifis Pemilu Layaknya Stand Up Komedi, Tak Tumbuhkan Pola Pikir Kritis

SURABAYA (BM) – Dinamika Debat Pilkada Surabaya 2024 yang digelar Rabu (16/10) malam di Dyandra Convention Center Jalan Basuki Rahmat diniai aktifis atau pegiat Pemilu kurang greget dan tidak menarik, yang tidak menumbuhkan pola pikir yang kritis.   

Joko Pujiato alias Yoyok, aktifis sekaligus pegiat Pemilu, menilai debat perdana yang hanya diikuti satu paslon tunggal yakni pasangan petahana Eri Cahyadi - Armuji ini ibarat Stand Up Komedi.

“Sama aja lihat Stand Up komedi, lucu enggak, cuma monoton, gak berbobot. Itu bukan debat namanya, lalu yang dikritisi apa??,” tegas Yoyok, Rabu (16/10/2024).

Debat Perdana Pilkada Surabaya ini menurut Yoyok bukti demokrasi yang mati di Surabaya dan di dukung Partai Politik (Parpol) yang bukan lagi mewakili aspirasi masyarakat Surabaya.

“Ini fakta dan sebuah realita bahwa demokrasi di Surabaya mati, masyarakat dibodohi Parpol. Seharusnya demokrasi ini menjadi edukasi politik dan mengajak masyarakat untuk berpikir kritis bukan justru dipertontonkan debat dagelan,” ulas Yoyok.

Seharusnya sambung Yoyok, tidak perlu gelaran debat jika hanya memaparkan misi visi tanpa ada yang mengkritisi dan mempertahankan dengan pasangan calon lain.

“Kok kayak pertunjukan stand up komedi, bikin aja gelaran dagelan bukan debat.” Pungkas Yoyok.

Seperti diketahui, Debat perdana Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Surabaya diadakan di Dyandra Convention Center pada Rabu (16/10/2024) malam. Acara ini berlangsung selama dua jam dan dihadiri oleh 150 undangan.

Debat paslon jilid pertama yang hanya diikuti satu paslon tunggal yakni pasangan petahana Eri Cahyadi - Armuji ini akan mengusung tema meningkatkan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat Kota Surabaya. 

Komentar / Jawab Dari