Mode Gelap
Image
Selasa, 21 April 2026
Logo
Minimalisir Potensi Pelanggaran Jelang Pilkada 2024, Pengawas Kecamatan Dukuh Pakis Ajak Masyarakat Berpartisipasi Melalui Cangkruk Pengawasan
Masifkan Pengawasan Partisipatif Pemilihan 2024, Panwascam Dukuh Pakis menggelar kegiatan bertajuk Cangkruk Pengawasan

Minimalisir Potensi Pelanggaran Jelang Pilkada 2024, Pengawas Kecamatan Dukuh Pakis Ajak Masyarakat Berpartisipasi Melalui Cangkruk Pengawasan

SURABAYA (BM) – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024 diharapkan bisa berjalan tertib dan lancar perlu adanya sarana sosialisasi kepada komponen masyarakat serta pihak-pihak lain untuk bersama-sama mengawasi dan menjaga jalannya Pemilihan yang berintegritas dan kondusif, Panwascam Dukuh Pakis menggelar kegiatan bertajuk Cangkruk Pengawasan.

Hadirnya Cangkruk Pengawasan ini merupakan bentuk kedekatan Panwascam Dukuh Pakis untuk lebih dekat dengan masyarakat. Hal ini karena partisipasi masyarakat merupakan komponen penting dalam upaya menyukseskan Pilkada Surabaya.

“Kami berharap dengan adanya sosialisasi melalui Cangkruk Pengawasan ini berbagai elemen masyarakat di tingkat Kecamatan dan warga sebagai simbol tali penguat hubungan masyarakat dengan Panwascam lebih mudah mengakses informasi pengawasan, melakukan diskusi dan turut serta mengawasi proses pemilihan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, Walikota dan Wakil Walikota Surabaya Tahun 2024,” kata Asnan, Ketua Panwascam Dukuh Pakis, Kamis (24/10/2024).

Asnan Menambahkan, bahwa penting untuk melibatkan masyarakat dalam pengawasan dan resiko pelanggaran yang mungkin terjadi saat kontestasi Pilkada Surabaya 2024. Pengawasan yang dilakukan meliputi netralitas ASN dan TNI-Polri, berita hoaks, ujaran kebencian dan money politik.

"Selain itu kita juga mengedukasi masyarakat terkait alur pelaporan yang harus dilakukan jika melihat terjadinya pelanggaran di Pilkada Surabaya," imbuh Asnan.

Kegiatan Cangkruk Pengawasan sambung Asnan merupakan kegiatan serentak yang digelar di 31 Kecamatan Se Surabaya sebagai program Bawaslu Surabaya.

“Implentasinya digelar di ditingkat Kecamatan agar nantinya masyarakat dapat memahami pentingnya peran mereka dalam mengawasi dan menjaga jalannya Pemilihan yang berintegritas dan kondusif,” pungkasnya.

Perlu diketahui, Cangkruk Pengawasan Kecamatan Dukuh Pakis ini selain dihadiri dari Panwascam, PKD, Staf, Camat, Koramil, lurah di 4 kelurahan juga dihadiri Jatayu Komisioner KPU Surabaya sebagai pembicara serta dihadiri berbagai elemen masyarakat sosial keagamaan dan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Dukuh Pakis.

Dalam keterangan resmi Bawaslu Surabaya menyebut dalam rangka meningkatkan pengawasan partisipatif pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur serta Walikota dan Wakil Wali Kota Surabaya pada Pemilihan (Kepala Daerah) Serentak tahun 2024, maka Bawaslu Kota Surabaya menyelenggarakan kegiatan ‘Sosialisasi dan Launching Cangkruk Pengawasan’ melibatkan warung kopi secara serentak di 31 Kecamatan se-Kota Surabaya.

Komentar / Jawab Dari